Postingan

Dakwah

Dakwah, BERTUJUAN untuk… Mengajak … bukan … menginjak Mengajar … bukan … meng-hajr mengajak kemari...bukan ...membuat lari Membina … bukan … menghina Menasehati … bukan … menusuk hati DAKWAH akan LANCAR dengan… Menabur kasih … bukan … menguburnya Menggalang kekuatan … bukan … menggulungnya Menerangi kebenaran … bukan … memeranginya Menjaga hak saudara … bukan … menjegalnya Dakwah, SEHARUSNYA bisa… Membimbing … bukan … membimbangkan Memajukan … bukan … memojokkan Menganjurkan … bukan … menghancurkan Menyadarkan … bukan … menidurkan DAKWAH akan lebih BERKWALITAS dengan… Tabah hadapi cobaan … bukan … tambah minta pujian Sabar lewati rintangan … bukan… gusar hadapi tantangan Mewujudkan amalan nyata … bukan … mengumbar kata kata Menuntun mad-uw … bukan … menonton mereka DakWah, TERASA INDAH bila untuk… Meneladani … bukan … menelanjangi Saling memberi … bukan … saling meng-iri Menyemangati … bukan … menyengat-mati Mencipta rasa damai … bukan … membuat massa ramai DAKWAH, terasa MANIS dengan...

PENTING NYA MENUNAIKAN AMANAH

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ ☘ 𝙊𝙉𝙀 𝘿𝘼𝙔 𝙊𝙉𝙀 𝙃𝘼𝘿𝙄𝙏𝙎 Sabtu, 13 Syawal 1446 H / 12 April 2025 M. `𝗣𝗲𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴𝗻𝘆𝗮 𝗠𝗲𝗻𝘂𝗻𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗺𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗱𝗮𝗻 𝗦𝗶𝗹𝗮𝘁𝘂𝗿𝗮𝗵𝗶𝗺` عن حُذَيفَة وأبي هريرة رضي الله عنهما قالا: قَالَ رَسُول الله صلى الله عليه وسلم: ((يَجمَعُ اللهُ تبَارَكَ وَتَعَالَى النَّاسَ فَيَقُومُ المُؤمِنُونَ حَتَّى تُزْلَفَ لَهُمُ الجَنَّةُ، فَيَأتُونَ آدَمَ صَلَواتُ اللهِ عَلَيهِ، فَيقُولُونَ: يَا أَبَانَا اسْتَفْتِحْ لَنَا الجَنَّةَ، فَيقُولُ: وَهَلْ أخْرَجَكُمْ مِنَ الجَنَّةِ إلا خَطيئَةُ أبيكُمْ! لَسْتُ بِصَاحِبِ ذلِكَ، اذْهَبُوا إِلَى ابْنِي إِبْراهيمَ خَلِيل اللهِ. قَالَ: فَيَأتُونَ إبرَاهِيمَ فَيَقُولُ إبراهيم: لَسْتُ بِصَاحِبِ ذلِكَ إِنَّمَا كُنْتُ خَليلًا مِنْ وَرَاءَ وَرَاءَ، اعْمَدُوا إِلَى مُوسَى الَّذِي كَلَّمَهُ الله تَكليمًا. فَيَأتُونَ مُوسَى، فَيَقُولُ: لستُ بِصَاحِبِ ذلِكَ، اذْهَبُوا إِلَى عِيسى كلمةِ اللهِ ورُوحه، فيقول عيسى: لستُ بصَاحبِ ذلِكَ. فَيَأتُونَ مُحَمَّدًا صلى الله عليه وسلم فَيَقُومُ فَيُؤذَنُ لَهُ، وتُرْ...

Detik

SIKAP SEORANG MUSLIM KETIKA DITINGGAL KELUARGA ( MENINGGAL DUNIA )

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ 𝗦𝗶𝗸𝗮𝗽 𝗦𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝘂𝘀𝗹𝗶𝗺 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗗𝗶𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗠𝗮𝘁𝗶 𝗞𝗲𝗹𝘂𝗮𝗿𝗴𝗮𝗻𝘆𝗮` عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَت: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَا مِنْ عَبْدٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ (إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ) اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا إِلَّا أَجَرَهُ اللَّهُ فِي مُصِيبَتِهِ وَأَخْلَفَ لَهُ خَيْرًا مِنْهَا، قَالَتْ: فَلَمَّا تُوُفِّيَ أَبُو سَلَمَةَ قُلْتُ كَمَا أَمَرَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْلَفَ اللَّهُ لِي خَيْرًا مِنْهُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم Diriwayatkan dari Ummu Salamah radhiyallahu ’anha –istri Nabi ﷺ - berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Tidak ada seorang hamba pun yang tertimpa suatu musibah lalu ia mengucapkan INNAA LILLAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UN. ALLAHUMMA’JURNII FII ...

DOA UNTUK ORANG MATI

ﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢِ `𝗗𝗼𝗮 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗢𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝘁𝗶` من حديث عثمان بن عفان رضي الله عنه قال : كان النبي صلى الله عليه وسلم : (إِذَا فَرَغَ مِنْ دَفْنِ الْمَيِّتِ وَقَفَ عَلَيْهِ ، فَقَالَ : اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ ، وَسَلُوا لَهُ بِالتَّثْبِيتِ ، فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ) وصححه الشيخ الألباني في صحيح أبي داود . Hadist dari Usman bin Affan radhiyallahu 'anhu berkata, “Dahulu Nabi ﷺ ketika selesai menguburkan mayat, beliau berdiri dan mengatakan, “Mintakan ampunan untuk saudara anda semua, dan mohonkan kepadanya keteguhan. Karena dia sekarang sedang ditanya.” Dinyatakan shahih oleh Al-Albany dalam Shahih Abi Daud) *Pelajaran yang terdapat di dalam hadits :* 1️⃣ Nabi ﷺ berpesan kepada umatnya bila ada yang meninggal dunia setelah jenazah dimakamkan untuk melakukan beberapa hal: Pertama, meminta ampunan kepada orang tersebut. Imam Ibnu Alan dalam Dalil Al-Falihin menjelaskan alasan untuk memintakan ampunan dikarenakan doa dari orang lain sangat berman...

NASEHAT RASULULLAH SAW

Rasulullah Saw ditanya tentang sebab-sebab paling banyak yang memasukkan manusia ke surga. Beliau menjawab, "Ketakwaan kepada Allah dan akhlak yang baik." Beliau ditanya lagi, "Apa penyebab banyaknya manusia masuk neraka?" Rasulullah Saw menjawab, "Mulut dan kemaluan." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban)Semoga Kita mampu SELENDANGI kehidupan kita Dengan TAKWA kepada Allah dan Akhlak yang Baik. dan Moga kita dapat menjaga MULUT dan KEMALUAN Kita dari Ancaman APi NERAKA Wallahu Ta'ala 'Alam
Gambar

KEISTIMEWAAN ISTIGHFAR

Muhammad Shalih Al-Khuzaim dalam bukunya Shifat Shalat Qiyamullail, menjelaskan bahwa istighfar merupakan penutup amal saleh, penutup shalat, haji, puasa, dan juga penutup majelis. Istighfar berfungsi untuk menutupi kekurangan-kekurangan yang diperbuat selama melaksanakan ibadah tersebut. Selain itu, istighfar juga sebagai penyebab utama mendapatkan ampunan Allah SWT. Karena itu, setiap Muslim hendaknya memperbanyak istighfar dalam berbagai kesempatan. Minimal mengucapkan: Astaghfirullah, Rabbighfirli, Allahummaghfirli, dan yang lainnya. Melalui istighfar tersebut seseorang akan memperoleh banyak keutamaan. Pertama, dihapus kejelekannya dan diangkat derajatnya. "Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS An-Nisa' [4]: 110). Kedua, dilapangkan rezeki, anak, harta, dan penyebab turunnya hujan. "Maka Aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ...

PEMUDA MASA LALU

Gambar

AMALAN MENYAMBUT BULAN RAMADHAN

Seorang ulama yang pernah menjabat sebagai ketua Al Lajnah Ad Da-imah Lil Buhuts wal Ifta’ (Komisi Fatwa di Saudi Arabia) yaitu Syaikh ‘Abdul Aziz bin ‘Abdillah bin Baz pernah ditanya: “Apakah ada amalan-amalan khusus yang disyariatkan untuk menyambut bulan Ramadhan?” Syaikh –rahimahullah- menjawab: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling utama dalam setahun. Karena pada bulan tersebut Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan amalan puasa sebagai suatu kewajiban dan menjadikannya sebagai salah satu rukun Islam yaitu rukun Islam yang keempat. Umat islam pada bulan tersebut disyariatkan untuk menghidupkannya dengan berbagai amalan. Mengenai wajibnya puasa Ramadhan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ ، وَحَجِّ البَيْتِ ”Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tidak ada sesembahan yang berhak di...